Malukutime.com, SOLO — Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengajak para ayah di Kota Bengawan untuk lebih aktif meluangkan waktu dan membangun memori positif bersama anak. Ajakan tersebut disuarakan melalui ajang Riding With Dad Vol. 18 Solo, Minggu (25/10/2026).
Mengusung slogan No More Fatherless, Stronger Together!, agenda tersebut selaras dengan program Gerakan Ayah Seneng Momong Anak Solo (GAS MAS).
Gerakan ini mendorong para ayah untuk turun tangan langsung dalam pengasuhan dan menyediakan waktu khusus untuk beraktivitas bersama buah hati.
“Di acara Riding With Dad ini, saya mengulangi lagi pentingnya membuat memori baik. Melalui GAS MAS, konsepnya adalah setiap seminggu sekali seorang ayah bisa momong atau mengasuh dengan bermain bersama anaknya,” tutur Respati melalui keterangan tertulis, Minggu.
Respati mengingatkan bahwa peran kedua orang tua sangat penting dalam menciptakan lingkungan keluarga yang aman guna mendukung tumbuh kembang anak. Keterlibatan figur ayah secara emosional dinilai mampu membentuk fondasi karakter anak sejak dini.
Menurutnya, langkah ini sekaligus menjadi benteng pencegahan awal terhadap berbagai persoalan sosial yang kerap melibatkan anak di bawah umur, seperti perundungan (bullying), kekerasan, hingga penyimpangan seksual.
“Kehadiran ayah memiliki arti besar. Menjadi ayah bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga menyediakan waktu, memberikan perhatian, mendengarkan cerita, dan mendampingi proses tumbuh kembang anak. Pencegahan kasus bullying dan penyimpangan itu mulai dari rumah, dari pola asuh orang tua yang peduli,” tegasnya.
Lebih lanjut, Respati membeberkan bahwa program GAS MAS berakar dari pengalaman personalnya bersama mendiang ayahnya. Respati bercerita, kenangan bersama sang ayah saat kecil turut membentuk karakternya sebagai pemimpin.
Ia mengenang salah satu momen sederhana yang paling membekas hingga saat ini, yakni ketika diajak berkeliling mengendarai sepeda motor lawas.
“Ini sebenarnya pengalaman pribadi. Ada memori baik dari peninggalan almarhum ayah yang membentuk karakter saya sampai saat ini. Dulu ngabuburit naik motor Honda C70 di pinggir sawah bersama almarhum ayah. Itu kenangan yang masuk dan tidak akan terlupakan,” kenangnya.
Melalui kampanye ini, Respati berharap kebersamaan sederhana antara ayah dan anak dapat menjadi investasi berharga bagi kesehatan mental dan psikologis generasi penerus di Kota Solo.
“Mari kita bangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak melalui keterlibatan aktif ayah dan ibu. Harapannya, anak-anak bisa tumbuh menjadi generasi yang sehat, percaya diri, dan berkarakter kuat,” katanya.

Leave a Reply