Malukutime.com, SRAGEN — Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan para atlet bela diri campuran yang tergabung dalam Indonesia Beladiri Campuran Amatir (IBCA) Mixed Martial Arts (MMA) Kabupaten Sragen.
Meski baru menjalani latihan selama tiga bulan, tim asal Bumi Sukowati sukses membawa pulang tiga medali emas dan empat perak dalam ajang turnamen terbuka yang digelar di Han Academy, Solo, Sabtu-Minggu (5-6/9/2026).
Prestasi tersebut disampaikan Ketua IBCA MMA Sragen, Budi Setyo, saat bertemu wartawan di camp eks Disporapar Sragen, Senin (7/9/2026). Budi mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian para atlet.
Dalam ajang tersebut, kata dia, Sragen mengirimkan talenta-talenta terbaik untuk beradu kemampuan dengan atlet dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Meskipun dalam waktu singkat, baru tiga bulan ikut latihan, namun kemarin di Solo dalam event terbuka di Han Academy, atlet Sragen berhasil meraih prestasi. Yang sangat membanggakan, di kategori putri terjadi All-Sragen Final, di mana atlet Sragen bertemu sesama Sragen di partai puncak,” ujar Budi.
Budi menjelaskan persaingan dalam turnamen tersebut tergolong ketat. Kompetisi itu diikuti perwakilan dari tujuh daerah, di antaranya Purwokerto, Kudus, Klaten, Yogyakarta, Karanganyar, Solo selaku tuan rumah, hingga perwakilan dari Jawa Timur.
Manajemen Latihan Mulai Tertata
Budi menambahkan keberhasilan atlet MMA Sragen tidak lepas dari mulai tertatanya manajemen di camp latihan mereka. Saat ini, kepengurusan telah dibentuk untuk bertanggung jawab terhadap kebutuhan atlet, keamanan, serta sarana dan prasarana.
Camp tersebut dibina Ketua DPRD Sragen Suparno dan diketuai Bambang Edi Sudaryono.
“Alhamdulillah, dari atlet kami tidak ada yang cedera. Padahal ini olahraga campuran yang melibatkan pukulan atas, bawah, hingga permainan ground (bawah). Ini menunjukkan kesiapan fisik atlet kami cukup baik,” jelas dia.
Budi menyebut IBCA MMA Sragen memiliki 24 atlet aktif yang rutin berlatih setiap Senin hingga Sabtu, mulai pukul 16.00 WIB sampai 19.00 WIB.
Menariknya, antusiasme terhadap olahraga bela diri ini juga mulai merambah anak-anak usia dini, termasuk siswa kelas I dan II sekolah dasar (SD).
“Banyak kader-kader muda dari SD yang mulai antusias ikut latihan. Motivasi orang tua juga besar agar anak-anak mereka punya kegiatan positif daripada hanya bermain HP di rumah,” jelas Budi.
Terkait pengembangan ke depan, Budi telah mengajukan anggaran kepada Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sragen. Anggaran tersebut rencananya digunakan untuk melengkapi peralatan latihan yang masih terbatas agar prestasi atlet Sragen dapat semakin meningkat di ajang yang lebih tinggi.
Berikut daftar atlet IBCA MMA Sragen yang meraih medali dalam event di Han Academy Solo:
Peraih Medali Emas
- Putri Nurhayati, SMKN 1 Gondang, kelas XII DKV 1.
- Dhimas Setyo Aji Pambudi, SMKN 1 Gondang, kelas XII TKR 3.
- Rayhan Galih Pamungkas, SMA Negeri 1 Gemolong, kelas XI-A.
Peraih Medali Perak
- Syifa Bunga Syamsiah, SMKN 1 Gondang, kelas XII DKV 2.
- Arya Panca Kurniadinata, SMKN 1 Gondang, kelas XI TAB 1.
- Erlangga Arvi Negars, SMK Binawiyata, kelas XI TOI 1.
- Apin (sudah lulus sekolah).
Sumber: IBCA MMA Sragen

Leave a Reply