Heboh! Pria Bertato Terkapar Berdarah di Teras Rumah Warga Semarang

Heboh! Pria Bertato Terkapar Berdarah di Teras Rumah Warga Semarang
Caps: Kondisi pria bertato bersimbah darah di Kelurahan Cabean, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (1/5/2026). (Daerah/Adhik Kurniawan).

Malukutime.com, SEMARANG – Warga di Kelurahan Cabean, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang pria bersimbah darah di teras rumahnya, tepatnya di depan warung mi ayam bakso Pak Pendek, Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Aparat kepolisian kini telah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Pria bertato tersebut ditemukan dalam kondisi masih sadar, namun terluka dengan posisi tengkurap dan darah mengalir dari tubuhnya hingga berceceran di lantai. Selain itu, sepeda motor yang diduga miliknya juga terlihat berlumuran darah pada bagian bodi.

Aparat kepolisian telah tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan petugas kesehatan langsung memberikan penanganan awal, serta membawa korban ke Rumah Sakit Keluarga Sehat (KSH) Semarang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun di lokasi, korban datang ke rumah tersebut dengan mengendarai sepeda motor dari arah utara dalam kondisi sudah terluka. Warga yang tinggal di indekos seberang lokasi kejadian juga mengatakan peristiwa itu diketahui setelah keluarga korban berteriak meminta pertolongan.

“Awalnya keluarga korban teriak minta tolong. Lalu penjual mi ayam menghubungi ambulans. Saya belum tahu pasti penyebabnya, tapi informasi yang saya dengar korban diduga habis ditusuk,” kata seorang saksi mata, Atik, 50, Jumat petang.

Meski tidak mengenal dekat, Atik mengaku kerap melihat korban beraktivitas di sekitar lokasi. Ia menyebut korban sering datang dan memarkirkan kendaraannya di area tersebut.

“Dia sering ngamen di luar. Tadi pulang sudah dalam keadaan berdarah. Keluarga minta tolong, tapi kami tidak berani mendekat karena khawatir salah penanganan. Akhirnya keluarga melapor ke RT, lalu menghubungi ambulans,” sambungnya.

Menurut Atik, korban diduga bernama Rio, kendati demikian, identitas pastinya masih belum dapat dipastikan. Sebab, sampai malam ini Polsek Semarang Barat juga masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.

“Masih kami cek terlebih dahulu,” ujar Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar Winanomo melalui pesan singkat.

Dugaan sementara, lokasi penganiayaan terjadi di kawasan Pasar Bulu, wilayah Semarang Selatan. Korban, kemudian dibawa pulang oleh istrinya ke rumah di Puspanjolo sebelum akhirnya mendapatkan penanganan medis.

Leave a Reply